BATAM,KENCANA NEWS.COM.— Keberadaan aktivitas pelabuhan ‘tikus’ yang yang berada di samping Kantor Bakamla Batam menjadi sorotan.
Terkait informasi yang berkembang dilapangan yang menyebutkan bahwa adanya dugaan aktivitas penyeludupan yang dilakukan di pelabuhan tersebut,Tim Investigasi media ini melakukan pengamatan langsung di pelabuhan yang berada di Jalan Trans Barelang, Jembatan 2 Barelang Batam,Rabu( 23/9/2026 ).
Pantauan di lokasi pelabuhan tersebut, situasi di pelabuhan tersebut saat itu masih tampak sepi.Pintu gerbang sengaja di biarkan sedikit terbuka.Tak tampak petugas sekuriti berjaga didalam.
Pos keamanan yang berada di lokasi pintu masuk pelabuhan tersebut tampak kosong.Tidak ada informasi yang didapatkan baik dari pihak pengelola pelabuhan terkait legalitas dan aktivitas di tempat itu.
Legalitas Kegiatan Jadi Pertanyaan
Keberadaan pelabuhan di samping kantor instansi pemerintah tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan sejauh mana pengawasan yang telah dilakukan oleh instansi terkait.Apakah pelabuhan tersebut memiliki izin sebagai tempat kegiatan kepelabuhanan ? Siapa pihak yang mengelola, serta jenis barang yang keluar-masuk melalui pelabuhan tersebut.
Pertanyaan ini harus dijawab dan di jelaskan kepublik oleh instansi yang terkait,karena menurut informasi yang beredar dilapangan di pelabuhan tersebut di duga sering dilakukan aktivitas bongkar muat barang yang mencurigakan.
Dan disebut sebut,kegiatan itu kerap dilakukan pada malam hari.
Namun demikian,tudingan mengenai adanya dugaan penyelundupan barang atau pelanggaran lainnya tidak boleh disimpulkan sepihak.Diperlukan lagi pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen, pemilik barang, pengelola lokasi begitu pula dengan serta jalur distribusi barang oleh instansi yang berwenang.
Publik Minta Kejelasan
Terkait aktivitas yang dilakukan di pelabuhan tersebut, publik berharap agar instansi terkait seperti
– Direktoral Jenderal Bea dan Cukai
– TNI Angkatan Laut.
– Ditpolairud Polda Kepri
– Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan ( KSOP )
dan instansi terkait lainnya agar dapat mengambil langkah untuk pemeriksaan legalitas pelabuhan dan dokumen muatan barang ( manifest ).
Jika ditemukan pelanggaran,masyarakat berharap dilakukan penindakan menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku
Publik berharap penindakan yang dilakukan nantinya tidak hanya menyasar dilevel tertentu saja,tapi diharapkan dapat menyentuh hingga kepihak pendana dari kegiatan tersebut ( Cukong ). Sebab Cukong inilah sebenarnya otak dan penikmat terbesar dari keuntungan bisnis ini.
Hingga berita ini diterbitkan, jajaran Bea Cukai Batam yang di konfirmasi terkait hal ini belum memberikan tanggapan. Namun upaya konfirmasi kepada instansi terkait lainnya masih dilakukan.
( Tim )
.


















